Wednesday, December 11, 2019

SUMBER MAKANAN SEHAT YANG HARUS DIPENUHI UNTUK IBU MENYUSUI

Setelah pasca melahirkan, banyak ibu membatasi asupan makanan karena ingin diet agar mendapatkan tubuh idealnya kembali. Akan tetapi pemikiran itu keliru karena dalam masa pemberian ASI, Bunda harus mendapatkan asupan makanan bernutrisi agar ASI berkualitas. Tetapi sebenarnya ibu bisa memberikan nutrisi yang lengkap dengan mengkonsumsi Vitamin ibu menyusui tambahan yang sudah banyak tersedia di apotek. Tetapi bunda harus tahu manfaat nutrisi agar kualitas ASI bagus, ingin tahu apa saja zat-zat gizi penting yang harus dipenuhi selama menyusui? Simak ya Bun !

Protein

1. Protein
Selama masa menyusui, Bunda membutuhkan asupan protein. Karena protein adalah gizi yang penting untuk memperbaiki jaringan dalam tubuh. Protein juga berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan tubuh si bayi pada awal masa kehamilan dan persalinan. Protein bisa bunda dapatkan dengan mengkonsumsi daging, ayam, ikan, telur, kejum susu, yogurt dan sumber protein lainnya.

2. Lemak
Lemak juga dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi Bunda. Sebetulnya tubuh bunda pun membutuhkan lemak. Namun, perlu diingat bahwa sebaiknya konsumsi lemak dalam bentuk lemak tidak jenuh tunggal atau tidak jenuh ganda, serta batasi konsumsi lemak jenuh dan lemak trans. Sumber lemak tidak jenuh, yaitu alpukat, ikan berlemak (seperti ikan salmon), kacang-kacangan, biji-bijian, minyak zaitun, dan minyak kanola. Sedangkan, lemak jahat yang tidak baik untuk dikonsumsi bersumber dari makanan yang digoreng dan daging berlemak.

Selain itu ada lemak baik bersumber dari ikan yaitu omega-3 yang bagus sekali untuk peningkatan kecerdasan otak bayi. sumber omega-3 ini bisa bunda dapatkan dari ikan salmon, ikan tuna, ikan herring, ikan sarden, dan kacang-kacangan (seperti kacang kenari, kanola, dan flaxseed).

3. Zat besi
Kebutuhan zat besi masih tinggi pada ibu menyusui. Zat besi dibutuhkan untuk mencegah anemia setelah melahirkan. Jika Bunda tidak anemia setelah melahirkan dan menyusui secara eksklusif, biasanya Bunda tidak memerlukan suplemen zat besi. Hal ini karena biasanya Bunda tidak mengalami periode menstruasi selama 4-6 bulan pertama setelah melahirkan, jadi tidak ada zat besi yang hilang melalui darah menstruasi. Sedangkan, ibu yang mengalami anemia setelah melahirkan biasanya membutuhkan suplemen zat besi. Bunda bisa mendapatkan kebutuhan zat besi dari konsumsi daging, ayam, ikan dan seafood, kuning telur, dan sayuran hijau (seperti bayam dan brokoli).

4. Kalsium
Kalsium dibutuhkan tidak hanya saat bunda hamil tetapi selama masa menyusui kalsium sangat penting. Karena menyusui dapat menyebabkan penurunan massa tulang sementara. Namun bunda tidak perlu khawatir karena penurunan massa tulang akan kembali normal setalh bunda berhenti memberikan ASI. Oleh karena itu agar asupan gizi tulang baik ibu dan bayi tercukupi, sebaiknya bunda mengkonsumsi kalsium setiap hari. bunda bisa mendapatkan nutrisi kalsium dari susu dan olahan susu lainnya seperti keju dan yogurt, serta sayuran hijau seperti bayam, brokoli, sawi hijau, daun kale, dan lainnya.

5. Vitamin C
Ketika masa menyusui sebetulnya bunda membutuhkan asupan vitamin C lebih banyak daripada saat bunda dalam masa kehamilan. Manfaat vitamin C bagi ASI yaitu pertumbuhan dan perbaikan jaringan, sehingga sangat diperlukan oleh ibu dan bayi. Vitamin C penting dalam pertumbuhan tulang, gigi, dan kolagen. Bunda bisa mendapatkan vitamin C dari jeruk, brokoli, kentang, tomat, kiwi, kol, jambu biji, mangga, dan lainnya. atau juga bunda bisa mengkonsumsi Vitamin ibu menyusui tambahan seperti suplemen agar nutrisi vitamin C bunda tercukupi.

6. Vitamin E
Vitamin E mempunyai manfaat dalam mencegah anemia setelah melahirkan. Vitamin E juga kaya antioksidan yang dapat melindungi mata dan paru-paru bayi dari berbagai masalah karena kekurangan oksigen. Selain itu, vitamin E juga berperan dalam menjaga kesehatan otot, sistem kardiovaskular, dan sistem saraf. Beberapa sumber makanan yang mengandung vitamin E adalah kacang almond, bayam, asparagus, mangga, alpukat, dan selai kacang.

0 komentar:

Post a Comment