Sunday, July 28, 2019

Yuk, Kenalan dengan HSBC Retail Business

Retail Bisnis
Retail Bisnis Gambar By HSBC

Sering dengar istilah retail bisnis kan? Udah tahu artinya belum? Sebagian orang kerap menyamakan retail bisnis dengan keberadaan supermarket besar maupun minimarket jaringan yang ada hampir di seluruh kota di Indonesia. Gak salah sih, hanya saja kurang tepat. 

Retail bisnis adalah usaha yang secara langsung mempertemukan penjual dan pembeli yang merupakan konsumen langsung dari produk yang dibelinya. Tak hanya berbentuk barang, tapi juga bisa berupa jasa dan layanan lainnya. Selama pembeli merupakan konsumen langsung, maka dapat dikatakan bahwa usaha yang dijalankan termasuk dalam retail bisnis. 

Pelaku usaha retail yang lebih akrab kita sebut sebagai pengecer menggunakan sistem penjualan dengan cara online dan offline. Yang online, tentu saja seperti halnya online shop maupun marketplace yang sudah sering kita kunjungi untuk berbelanja. Yang offline, seperti halnya toko-toko lain, tentunya mempertemukan pembeli dan penjual secara langsung. 

Para pengecer yang termasuk pelaku UKM ini bisa memanfaatkan proses jual beli yang dijalankannya untuk mengetahui umpan balik dari konsumen terkait produk barang atau jasa yang dijualnya. Informasi itulah yang akan dikembalikan lagi pada produsen atau pedagang grosir yang lebih besar sebagai bahan evaluasi dan pengembangan selanjutnya dari produk tersebut.

Namun kendala yang paling banyak dialami oleh para pelaku UKM adalah masalah modal kerja yang minim dan tidak dapat melayani semua permintaan konsumen akibat keterbatasan tersebut. Hal lebih parah lagi, minimnya modal kerja juga kerap menyebabkan kerugian besar apabila yang bersangkutan tidak dapat mengelola dengan bijak pinjaman yang didapatkan dari perusahaan peminjaman maupun perbankan. Masalah bisa lebih besar lagi jika perusahaan peminjaman atau perbankan tersebut tidak kompeten dan justru merugikan para nasabahnya. Bukan hanya modal yang harus diputar sedemikian rupa, namun potensi rugi dan bangkrut juga mengancam eksistensi usaha. 

Untuk mendukung perkembangan sektor UKM di Indonesia, HSBC Retail Business dihadirkan untuk memperlancar usaha. Mulai dari pinjaman usaha, pengelolaan keuangan hingga solusi lainnya untuk mempermudah aktivitas usaha yang sedang dijalankan. Di HSBC, plafon pinjaman bisa mencapai 10 miliar, loh! Tentu saja syarat dan ketentuan berlaku dan disesuaikan dengan keperluan dan kemampuan yang bersangkutan. Terkait suku bunga juga jangan khawatir karena cenderung kompetitif kok, apalagi buat UKM tentu tidak terlalu besar bunga yang dibebankan agar proses pengembalian pinjaman tidak terkendala. Nah, untuk pinjamannya juga ada 3, selain modal kerja, HSBC juga menawarkan aksep dan angsuran. 

Keunggulannya? Tentu saja banyak! Transaksi dapat bebas dari biaya transfer tanpa kuota melalui HSBC Business Internet Banking dan tarif khusus untuk RTGS dan Telegraphic Transfer yang juga dilakukan via internet banking. Satu lagi, Rekening Smart Business mengakui 12 mata uang global juga, dengan minimal balance saldo di bawah rata-rata sebesar 100 ribu Rupiah. Keren kan?

Semua itu dihadirkan oleh HSBC untuk mendukung usaha kecil dan mikro di negara ini berkembang dan tentunya meningkatkan iklim ekonomi nasional. Tentunya akan sangat menguntungkan jika ada investor yang berminat dan mau bekerjasama dengan pelaku UKM lokal. Fasilitas ini juga sejalan dengan keinginan pemerintah yang ingin menjadikan UKM sebagai fondasi perekonomian nasional yang dimulai dari berbagai kebijakan yang lebih berpihak pada pelaku usaha kecil.

Untuk memperlancar bisnis juga ada fasilitas rekening smart business yang ditawarkan. Layanan baru Integrated Total Relationship Balance (ITRB) diluncurkan untuk menggabungkan Total Relationship Balance rekening Tabungan, Giro, Deposito dan Investasi pada rekening personal anda dengan rekening Giro dan Deposito pada rekening bisnis. Jadi, tunggu apa lagi? Ayo kunjungi kantor cabang HSBC terdekat!

2 comments:

  1. Unfortunately, the likelihood of losses and bankruptcy can greatly harm your business and lead to its complete closure.

    ReplyDelete
  2. For a country, small and medium-sized businesses are crucial because people working in it really care for their customers and the reputation of their product.

    ReplyDelete