Friday, August 25, 2017

Kenali Penyebab Susah Makan Pada Si Kecil

Kenali Penyebab Susah Makan Pada Si Kecil

Memiliki anak yang masih berusia balita tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi para orang tua. Lihat saja, betapa lucu dan menggemaskannya anak. Meski sedang diam dan tidur pun anak selalu terlihat menggemaskan. Tapi adakalanya kita juga dibuat cemas dan bingung karena tiba – tiba anak susah makan. Terlebih di usia balita, anak sangat membutuhkan nutrisi dan gizi yang cukup agar bisa mendukung daya tumbuh kembangnya. Karena hal ini, akhirnya susu anak susah makan pun diberikan.

Pemberian susu anak susah makan ini dimaksudkan agar nafsu makan si kecil bisa kembali lagi. Dan setidaknya, saat anak tidak mau makan berat, anak tetap mendapatkan asupan nutrisi yang salah satunya bisa dipenuhi dengan meminum susu.

Untuk itu, kita sebagai orang tua harus paham alasan apa yang membuat anak susah makan. Setelah mengetahui penyebab anak susah makan di bawah ini, diharapkan kita bisa segera mencari solusinya agar nafsu makan anak kembali normal.

Anak mulai mengenal rasa
Seiring pertambahan usianya, anak mulai bisa mengenal rasa makanan. Inilah mengapa kadang anak menolak makanan yang kita berikan. Bisa jadi anak tidak menginginkan makanan tersebut dan ingin makanan yang disukainya. Sayangnya, di usia ini anak belum bisa berbicara, jadi kita lah yang harus peka terhadap sikap yang ditunjukkan si kecil.

Karena anak sudah mulai mengenal rasa, maka jangan heran apabila anak selalu menolak makanan tawar yang diberikan. Solusinya, coba tambahkan rasa yang mungkin akan disukai anak. Bisa asin atau manis. Coba berikan keduanya agar kita bisa menilai makanan seperti apa yang diinginkan anak.

Anak tidak lapar
Selain memberikan makanan berat, anak juga memerlukan makanan selingan agar nutrisi yang dibutuhkan tubuh dapat terpenuhi. Sayangnya, kadang kita tidak mengatur porsi makan anak dengan baik. Alhasil ketika ditambah makanan selingan, anak sudah kekenyangan saat jam makan berat berikutnya. Oleh karena itu berikan porsi sesuai dengan usia si kecil ya.

Anak mulai bosan
Anak kecil juga bisa merasa bosan dengan makanan yang itu – itu saja. Inilah mengapa kita harus bisa memvariasikan menu makanan anak. Perhatikan cara pengolahan dan penyajiannya juga. Jangan selalu menyediakan makanan yang bertekstur halus.

Untuk sayurnya, kita bisa mengukusnya agar lunak dan mudah digigit serta dikunyah oleh anak. Apabila anak sudah bisa memegang makanan, memberikan food finger adalah langkah yang baik. Selain mengajarkan anak untuk mandiri, food finger juga akan membuat anak belajar mengenal real food.

Anak sedang sakit
Sama dengan orang dewasa, anak juga akan kehilangan nafsu makan ketika sakit. Kalau sakit demam atau pilek kita bisa dengan mudah menebaknya. Tapi bagaimana jika anak merasa perutnya kembung dan lainnya. Untuk itu, sebagai orang tua kita harus peka dengan perubahan yang ada pada anak.

Misalnya saja, anak yang semula sangat aktif menjadi mendadak pendiam. Selain itu anak menjadi lebih sering nangis dan rewel. Bisa jadi anak seperti ini karena anak sedang tidak enak badan. Jadi segera pergi ke dokter agar bisa diperiksa.

Demikian tadi beberapa hal yang bisa menyebabkan anak susah makan. Kita yang kesehariannya menghabiskan banyak waktu untuk anak diharapkan bisa memahami setiap sikan yang ditunjukkan oleh anak. Meski ini sulit, kita harus tetap belajar mengerti dan memahami si kecil. Oia, supaya nafsu makan anak kembali stabil, sebaiknya berikan susu anak susah makan secara rutin.

Semoga informasi di atas bermanfaat ya.

1 comment: