Thursday, September 15, 2016

Rancangan dan Konsep Pembangunan Data Center Tepat

Pembangunan Data Server

Ketika hendak membangun sebuah data center, maka perlu memikirkan faktor penting yang sesuai dengan standar untuk diketahui kontraktor dari pusat data itu sendiri. Pembangunan ini tak hanya memikirkan luas ruangan atau luas aarea saja, melainkan juga beberapa hal seperti penentuan lokasi, pengukuran kebutuhan akan pasokan listrk, luas ruangan, arsitektur dan desain gedung atau ruang, system distribusi atau penyaluran listrik, pemakaian lantai yang anti statis, pengaturan kelembaban udara dan suhu, pengaturan kabel, system keamanan di luar maupun di dalam lingkup pusat data, system pencegahan juga antisipasi kebakaran dan pemilihan rack server.

Rencana Pembangunan Sistem Data Center
Saat membangun data center itu sendiri, para pendiri dan kontraktor sebaiknya membuat perencanaan yang matang terlebih dulu, yakni dengan cara menghubungi konsultan pihak pembangunan yang sudah mempunyai hasil kerja berpengalaman yang sudah terbukti. Hal paling penting untuk diperhatikan dalam pembangunan adalah lokasi. Lokasi bisa dilakukan dalam gedung instansi/perusahaan ataupun di luarnya, hal tersebut disesuaikan berdasarkan maksud maupun tujuan dari pembangunan pusat data itu sendiri. 

Namun diluar itu semua, sebagai fungsi dari data center paling utama tak hanya demi keberlangsungan aktivitas secara operasional yakni untuk mitigasi terhadap bencana, sebaiknya pusat data tersebut dibangun tepatnya di luar aktivitas yang utama atau di luar area lokasi perusahaan. Adapun kriteria lokasi pembangunan seharusnya diluar jalur wilayah tsunami dan gempa bumi, setidaknya 30 km terhadap pusat aktivitas dari organisasi dengan jarak maksimal 50 km demi meminimalisir risiko terhadinya data loss akibaat latency, jauh dari area rute penerbangan pesawat, bukan di wilayah sering banjir, bukan di wilayah rentan kerusuhan maupun ancaman bom, di area dengan suhu udara yang lebih sejuk, dekat area kantor polisi dan pemadam kebakaran, dekat dengan pintu tol, mudah diakses dan di area dimana pemerintah setempat mendukung pembangunan gedung itu sendiri. 

Sistem Pengendalian Dari Gedung Data Center
Implementasi dan perancangan pembangunan gedung data center yang dijadikan fasilitas penempatan dari infrastruktur IT terintegrasi sebaiknya bisa mengoptimalkan pemakaian listrik, system alokasi ruangan hingga system mekanis yang lainnya. Adapun kestabilan llistrik perangkat IT itu sendiri adalah hal paling utama dan kritis untuk diperhatikan, dimana PDU dan UPS bisa dipakai dalam hal tersebut, dengan begitu risiko terhadap korsleting pun bisa dihindari dan diminimalisir. 

Untuk system pengamanan bangunan gedung sendiri bisa memakai sensor biometric diawali saat masuk lift hingga menuju ruangan dari data center (pusat data) itu sendiri, sebab yang namanya pusat data menyimpan banyak system aplikasi dan data yang bertujuan melayani ribuan hingga jutaan orang. Dengan begtu keamanan secara software serta perangkat jaringan pun wajib diberikan sebuah ruangan yang khusus supaya terdapat ruangan yang memonitoring system keamanan dari data itu sendiri. 

0 comments:

Post a Comment