Thursday, September 13, 2018

Begini Cara Cerdas Shoping Online agar Tidak Tertipu


Aplikasi Blibli

Shoping online sangat mudah untuk dilakukan saat ini. Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, belanja online menjadi sangat mudah untuk dilakukan. Apalagi sekarang koneksi internet semakin lancar dan membuat aktivitas belanja online menjadi semakin mudah serta cepat.

Sebagai manusia yang hidup di jaman penuh dengan teknologi canggih dimana-mana, kita tentu harus bisa memanfaatkan situasi ini. Fasilitas belanja online sangat memudahkan kamu untuk belanja tanpa harus keluar dari rumah dan pergi ke banyak toko. Belum lagi kalau ada program-program promo menarik yang memungkinkan kamu untuk belanja dengan biaya yang murah meriah.

Meskipun ada banyak sekali keuntungan belanja online, tapi perlu diketahui bahwa ada juga resiko yang perlu ditanggung. Saat ini masih banyak kasus penipuan di dunia jual beli online. Karena pembeli dan penjual memang tidak bertemu secara langsung maka aktivitas ini sangat beresiko. Tapi tenang, kamu tetap bisa belanja online dengan nyaman tanpa takut mengalami penipuan.

Cara Aman Belanja Online
Shoping online memang menyenangkan dan bisa membuat kita ketagihan untuk belanja lagi. Tapi, jangan sampai terlena karena tetap ada resiko penipuan yang harus kamu waspadai. Supaya kamu terhindari dari berbagai tindak penipuan di dunia jual beli online, inilah dia beberapa hal yang bisa kamu lakukan :

1.    Cek Track Record Toko Online
Kamu harus mencari tahu bagaimana track record sebuah toko online sebelum kamu memutuskan untuk membeli. Pastikan toko online yang kamu pilih memiliki catatan yang bagus. Maksudnya, toko online yang kamu pilih haruslah memiliki banyak peminat dan semua konsumen merasa puas dengan kualitas produk yang dijual oleh sebuah toko online.

2.    Testimoni Pelanggan
Kamu bisa mencari tahu bagaimana testimoni pelanggan dari sebuah toko online. Jika kamu membeli dari sebuah marketplace maka biasanya ada kolom komentar untuk setiap produk dan toko online. Sebelum membeli, pastikan kamu membaca komentar konsumen yang pernah belanja di toko tersebut. Dengan begitu, kamu bisa yakin bahwa toko online tersebut terpercaya.

3.    Cek Nomor Rekening
Ketika kamu sudah memesan barang dan mendapatkan nomor rekening untuk pembayaran, maka kamu disarankan untuk tidak langsung melakukan transfer. Pastikan kamu cek dulu apakah nomor rekening tersebut berstatus aman atau tidak. Ini dilakukan agar kamu tidak terjebak penipuan dan terlanjur mentransfer uang ke orang yang salah.

Pengecekan nomor rekening bisa kamu lakukan dengan mudah lewat fasilitas yang diberikan kominfo. Kamu bisa memeriksa status nomor rekening di cekrekening.id. Di sini, kamu bisa memasukkan nomor rekening kemudian memeriksa status nomor rekening tersebut. Kamu bisa melihat jika ada catatan penipuan yang dilakukan oleh sebuah nomor rekening.

4.    Aktif Bertanya
Jangan langsung yakin untuk membeli produk tanpa bertanya kepada penjual. Tanyakan detail informasi produk kepada penjual. Carilah informasi sedetail mungkin sehingga kamu yakin kalau toko tersebut benar-benar menjual produk yang asli dan berkualitas.

5.    Bandingkan Harga
Untuk melihat apakah sebuah produk asli atau tidak dan memastikan apakah kamu ditipu atau tidak, kamu bisa membandingkan harga dari satu toko ke toko lain. Belilah produk di toko online yang menetapkan harga tidak terlalu tinggi maupun tidak terlalu rendah, sama seperti harga yang rata-rata diterapkan toko online lainnya.

Untuk memastikan kamu aman berbelanja online, kamu juga bisa memilih untuk belanja di marketplace. Salah satu marketplace terpercaya yang bisa kamu pilih adalah di aplikasi Blibli.com. Di sini ada banyak sekali penawaran produk dengan harga yang sangat bersahabat. Segera unduh aplikasi ini untuk menikmati kemudahan shoping online.

Tuesday, September 11, 2018

5 Ciri Khusus Penyempitan Tulang Belakang yang Riskan



Tulang Belakang


Dalam ilmu medis, penyempitan tulang belakang ini dikenal dengan istilah spinal stenosis. Dr. Wong Chung Chek mengatakan, bahwa manusia yang usianya lebih dari 50 tahun punya risiko terbesar alami penyakit ini. Penyebab lainnya adalah faktor keturunan, terjadi kelainan, serta rusaknya tulang belakang. Sebelum kronis, kenali ciri-ciri khasnya dulu.

1. Terasa Nyeri pada Bahu, Pinggul, serta Leher
Jika Anda merasakan nyeri pada leher, pinggul, serta bahu dalam interval waktu yang kurang lebih berdekatan, ada baiknya untuk konsultasi ke dokter spesialis. Pasalnya, kalau di dibiarkan, bisa cukup mengganggu aktivitas. Terutama aktivitas yang sering menghabiskan waktu untuk duduk, nungging, atau membawa barang-barang berat.

2. Kandung Kemih dan Usus Mengalami Gangguan
Bukan hanya pada bagian atas saja. Penyempitan tulang belakang berdampak serius terhadap fungsi usus serta kandung kemih. Padahal, dalam proses pencernaan hingga selesai amat membutuhkan kinerja usus. Apabila tidak lancar, bisa menyebabkan masalah serius pada perut hingga saluran pembuangan (anus).

3. Berat Menggerakkan Kaki
Seiring penyempitan tulang ini bertambah, maka kaki pun terasa berat saat digerakkan. Kalau dianggap biasa, mungkin saja bisa memicu kelelahan yang sangat. Kemudian akan muncul gejala baru seperti hilangnya keseimbangan, meskipun hanya beberapa saat. Hal-hal seperti ini wajib mendapatkan arahan langsung dari dokter spesialis seperti Dr. Wong Chung Chek.

4. Terjadi Kesemutan di Beberapa Bagian Tubuh
Kalau ditinjau dari kecenderungannya, ciri ini akan terasa pada telapak tangan. Ketika terjadi kesemutan di area itu, buru-buru diluruskan. Biar mati rasa yang timbul akibat intensitas kesemutan tersebut bisa hilang. Cara lainnya dengan cara menghentikan aktivitas dalam beberapa waktu. Ciri ini juga terjadi di beberapa bagian lain.

Misalnya pada bagian kaki, telapak kaki, serta lengan. Untuk kesemutan di kaki, biasanya terjadi karena peredaran yang tidak lancar. Meskipun masalah hanya terjadi pada tulang belakang, tetapi bisa menimbulkan banyak hal serius di tempat lain. Untuk jaga-jaga, segeralah konsultasi kesehatan kepada dokter spesialis tulang belakang.

5. Terasa Kram pada Kaki dan Punggung
Munculnya kram acapkali mengejutkan siapa pun. Pada bagian kaki, ciri ini muncul akibat terlalu seringnya beraktivitas seperti bersepeda, berdiri, berlari, serta berjalan. Adapun kalau kram pada punggung itu dikarenakan terlalu sering melakukan aktivitas berat. Misalnya membawa barang berat dan membungkuk.

Pentingnya Konsultasi pada Dokter Spesialis
Penyempitan tulang belakang bukanlah hal yang sepele. Jika dibiarkan, bisa berdampak lebih serius lagi seperti lumpuhnya beberapa anggota badan. Untuk itu, segera konsultasikan ke Dokter Wong Chung Chek. Beliau sudah dikenal luas sebagai konsultan di bidang ortopedi atau tulang belakang.

Dokter spesialis tulang belakang asal Malaysia ini juga dikenal sebagai pendiri sekaligus instruktur di Kuching Operative Spine Courses. Reputasinya sudah teruji lewat kiprahnya yang dibangun sejak tahun 2000 silam. Sepintas, ciri khusus dari penyempitan tulang belakang terlihat normal, bukan? Coba Anda periksa dulu. Apa memang normal atau tidak.

Wednesday, August 15, 2018

Persiapan-persiapan Penting Sebelum Membeli Rumah dengan Sistem KPR


Rumah KPR

Sekiranya memang agak berat bagi masyarakat dengan tingkat keuangan menengah ke bawah jika harus membeli rumah dengan sistem tunai atau kontan. Mengingat jika dilihat harga hunian saat ini terbilang mahal. Namun jangan khawatir karena ada sebuah solusi yang bisa Anda coba, yaitu dengan cara membeli hunian menggunakan skema kredit, istilahnya adakah KPR, pastinya banyak yang sudah tak asing dengan hal yang satu ini bukan.

KPR atau yang dinamakan sebagai kredit pemilikan rumah merupakan salah satu alternatif untuk membeli rumah dengan sistem angsuran, seperti ketika Anda membeli kendaraan secara kredit, sehingga tidak terasa terlalu memberatkan, berikut ini beberapa hal yang harus Anda persiapkan untuk membeli rumah dengan sistem KPR.

1.       Siapkan uang muka atau DP, downpayment ini ada bagian yang sangat penting sebagai tanda jadi bahwa Anda sudah membooking rumah tersebut sedangkan untuk sisa atau hutangnya akan dibantu oleh pihak bank. Umumnya DP sendiri kisaran nilainya antara 30 hingga lebih dari 50%, semakin tinggi akan kian meringankan hutang Anda, ketahui cara untuk mengumpulkan uang muka secara cepat disini https://www.btnproperti.co.id/blog/6-cara-jitu-mengumpulkan-dp-rumah-dalam-waktu-singkat-1575.html.
2.       Pastikan untuk memilih bank yang tepat, hampir smeua lembaga keuangan pastinya menawarkan produk yang satu ini, namun debitur juga harus pintar-pintar dalam memilih, diantaranya adalah melihat dari kredibilitas pihak bank tersebut, nilai suku bunga yang diberikan hingga syarat-syaratnya.
3.       Mulai melengkapi berkas atau syarat-syarat yang diberikan, langkah lanjutan yang juga penting untuk Anda lakukan agar KPR bisa segera disetujui adalah memastikan bahwa semua syarat yang diberikan sudah Anda siapkan, berkas-berkas yang sangat penting. Isi juga semua form untuk pengajuan KPR sebenar-benarnya. Sehingga tak memungkinkan Anda nantinya terkena blacklist karena berbohong. Setelah itu bisa langsung mulai mengajukan KPR tersebut ke bank yang sudah ditentukan.

Adapun agaknya beberapa hal yang juga harus dilakukan agar pengajuan KPR bisa segera disetujui, cek disini https://www.btnproperti.co.id/blog/lakukan-hal-hal-ini-agar-pengajuan-kpr-lekas-disetujui-bank-1573.html. Ingat bahwa kenyataannya tak semua orang yang apply KPR akan langsung mendapatkan persetujuan.

Monday, August 13, 2018

Waktu yang Tepat Memberikan Madu Anak

Madu anak sangat baik diberikan kepada anak karena memiliki beragam manfaat. Banyak orang tua yang sudah memahami bahwa madu sangat penting bagi kesehatan anak. Karena itulah banyak orang tua yang memilih memberikan madu kepada anak sebagai suplemen harian pendamping makanan sehat yang dikonsumsi oleh anak.

Konsumsi madu secara rutin bisa memberikan beragam manfaat bagi anak. Madu bisa membantu meningkatkan sistem pertahanan tubuh dan meningkatkan nafsu makan anak. Selain itu madu juga memiliki segudang manfaat seperti menjaga kesehatan kulit serta melancarkan pencernaan. Namun, pemberian madu juga tetap harus dilakukan dengan hati-hati dan sesuai aturan. 



Salah satu aturan yang harus diperhatikan adalah aturan seputar usia anak. Pemberian madu harus memperhatikan usia anak karena jika tidak sesuai dengan usia maka manfaat yang ada pada madu tidak bisa didapat justru malah bisa membahayakan kesehatan anak. Kali ini kita akan membahas sebenarnya pada usia berapa anak bisa mengonsumsi madu secara rutin.

Usia Anak yang Tepat
Pemberian madu anak disarankan dilakukan ketika usia anak sudah lebih dari 1 tahun. Pada anak usia kurang dari 1 tahun, pemberian madu justru bisa berbahaya bagi kesehatan. Hal ini seringkali tidak diketahui oleh orang tua sehingga mereka asal memberikan madu padahal anak masih belum menginjak usia 1 tahun.

Mengapa madu tidak disarankan untuk anak usia 1 tahun? Hal ini disebabkan oleh adanya kemungkinan penyakit yang mungkin terjadi karena anak dengan usia di bawah 1 tahun mengonsumsi madu. Penyakit yang bisa terjadi karena konsumsi madu ini adalah Infant Botulisme.

Tentang Infant Botulisme
Infant botulisme pada dasarnya memiliki kemungkinan kecil terjadi namun sangat patut untuk diwaspadai. Infant botulisme bisa menimbulkan terjadinya paralisis otot atau kelumpuhan otot termasuk otot pernapasan. Hal ini tentu sangat berbahaya karena bisa menyebabkan gangguan pernapasan pada anak dan bisa berakibat fatal yaitu kematian.

Bagaimana bisa madu menyebabkan penyakit infant botulisme? Infant botulisme bisa terjadi karena adanya infeksi dari spora Clostridium botulinum. Spora ini biasa ditemukan pada makanan yang terkontaminasi seperti makanan kaleng atau pada jenis makanan yang sudah kadaluwarsa. Lalu apa hubungannya dengan madu?

Madu juga merupakan salah satu jenis makanan yang bisa menjadi media bagi spora Clostridium botulinum untuk bertumbuh. Bagi anak yang masih berusia di bawah 1 tahun, tubuh belum memiliki intensitas asam yang bisa menangkal racun dari bakteri ini. Sedangkan pada anak 1 tahun ke atas dan orang dewasa, sistem tubuh sudah memiliki pertahanan untuk menangkal bakteri ini.

Itulah kenapa, madu anak yang diberikan kepada anak di bawah usia 1 tahun bisa berbahaya bagi kondisi anak itu sendiri. Sangat dianjurkan untuk menunda pemberian madu hingga anak sudah menginjak usia 1 tahun.